Skip to content
Sabtu 09 Mei 2026

Beranikah APH Tindak Tegas Sindikat Mafia BBM Ilegal Jaringan Ko Edi dan Niko Serta Aden Yang Bebas Beroprasi Di Pantai Kelapa Kunjir Lempasing 

Harian Tempo - ID May 9, 2026
Bandar Lampung – Praktik penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) melalui jalur laut,di sekitar wilayah  Pantai Kelapa Kunjir , Lempasing , Kembali menjadi Sorotan mencuat ke permukaan.informasi menyebutkan sejumlah kapal dan mafia BBM ilegal Darat diduga kuat menjadi pemain utama dalam bisnis gelap penampungan BBM ,hasil olahan minyak mentah dan hasil penyedotan BBM subsidi dari SPBU .
“Terendus “Dugaan adanya keterlibatan  kapal pengangkut  BBM ilegal   berlogo Tista  09  yang bersandar  di tengah pantai Kelapa kuncir Lempasing  sekaligus indikasi dugaan pembiaran oleh Aparat Penegak Hukum Polda Lampung dan Polairud kian m ain mata  , kembali memicu  kontroversi di kalangan  publik .
Informasi ini mencuat setelah  masarakat. Sekitar mencurigai adanya aktifitas mencurigakan terkait pengumpulan dan  pengangkutan solar ilegal di perairan laut kelapa Kunjir ,Lempasing  meski Polda Lampung melaksanakan giat sejumlah penyalahgunaan BBM .
Ususut – Punya Usut  jaringan sindikat  mafia BBM jalur laut di perairan  pantai kelapa Kunjir ,diduga  melibatkan  beberapa aktor nama mafia BBM diantarannya  Ko Edi  yang dikabarkan  memiliki usaha  penyulingan oil kemasan di wilayah Lampung .Aden dan Niko yang di ketahui sebagai ketua lembaga di Bandar Lampung  .
Informasi yang beredar aktifitas  kegiatan penyalahgunaan BBM ilegal kapal Tista 09 maupun  aktifitas gudang pengolahan BBM di Tanjung Bintang  yang dikendalikan oleh sindikat mafia BBM ilegal Ko Edi .Aden Kawan – kawan  dikabarkan di bekingi oknum TNI dan Awak media yang bergabung dalam organisasi .
Hingga berita ini di turunkan belum adanya konfirmasi terkait dugaan tersebut.(Red)
Share: