Bandar Lampung – Praktik penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) melalui jalur laut,di sekitar wilayah Pantai Kelapa Kunjir , Lempasing , Kembali menjadi Sorotan mencuat ke permukaan.informasi menyebutkan sejumlah kapal dan mafia BBM ilegal Darat diduga kuat menjadi pemain utama dalam bisnis gelap penampungan BBM ,hasil olahan minyak mentah dan hasil penyedotan BBM subsidi dari SPBU .
“Terendus “Dugaan adanya keterlibatan kapal pengangkut BBM ilegal berlogo Tista 09 yang bersandar di tengah pantai Kelapa kuncir Lempasing sekaligus indikasi dugaan pembiaran oleh Aparat Penegak Hukum Polda Lampung dan Polairud kian m ain mata , kembali memicu kontroversi di kalangan publik .
Informasi ini mencuat setelah masarakat. Sekitar mencurigai adanya aktifitas mencurigakan terkait pengumpulan dan pengangkutan solar ilegal di perairan laut kelapa Kunjir ,Lempasing meski Polda Lampung melaksanakan giat sejumlah penyalahgunaan BBM .
Ususut – Punya Usut jaringan sindikat mafia BBM jalur laut di perairan pantai kelapa Kunjir ,diduga melibatkan beberapa aktor nama mafia BBM diantarannya Ko Edi yang dikabarkan memiliki usaha penyulingan oil kemasan di wilayah Lampung .Aden dan Niko yang di ketahui sebagai ketua lembaga di Bandar Lampung .
Informasi yang beredar aktifitas kegiatan penyalahgunaan BBM ilegal kapal Tista 09 maupun aktifitas gudang pengolahan BBM di Tanjung Bintang yang dikendalikan oleh sindikat mafia BBM ilegal Ko Edi .Aden Kawan – kawan dikabarkan di bekingi oknum TNI dan Awak media yang bergabung dalam organisasi .
Hingga berita ini di turunkan belum adanya konfirmasi terkait dugaan tersebut.(Red)
Tags:# Mafia BBM ilegal
