Natar – Kekhawatiran warga sangat beralasan karena maraknya gudang penimbunan BBM ilegal di permukiman memicu ancaman ledakan dan kebakaran hebat. Sebagai contoh, insiden terbaru terjadi di Desa Negeri Sakti, Pesawaran, Lampung, di mana kebakaran gudang solar ilegal memicu ledakan berulang yang membuat warga panik dan nyaris menyambar permukiman.
Dampak Bahaya adanya Keberadaan Penimbunan bahan bakar seperti solar dan pertalite yang ditimbun tanpa standar keamanan (non-standar) menciptakan beberapa risiko fatal berdampak kebakaran resiko ledakan dan semburan api sehingga BBM mudah terbakar dengan cepat, terutama saat terpapar panas atau percikan api dari korsleting listrik di lingkungan padat.
“Seperti yang dialami kekhwatiran sejumlah warga sekitar yang berada di desa Natar dusun IV Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan ,ditengah pemungkiman warga terendus adanya penimbunan puluhan drigen hingga Tecmon(Tempu) yang diduga berisikan BBM jenis solar subsidi di sebuah bangunan yang diduga milik oknum TNI AL Insial AT di Desa Natar .
Sebenarnya warga sekitar lokasi gudang sangat was – was dan tidak nyaman saat beristirahat malam hari kwatir hal yang ditakutkan terjadi dan cepat melebar ke rumah – rumah penduduk apalagi di sini sangat padat rumah warga .ucap salah satu warga yg tidak ingin disebut nama nya .
Hingga berita ini diturunkan belum adanya konfirmasi terkait dugaan tersebut.(Mawawi)
Diteruskan Berita Terkait
Mulai Terendus Kebakaran Gudang Diduga Tempat Penimbunan BBM Ilegal Di Srimulyo Negeri Sakti Milik Oknum TNI Inisial HD
Berita
Timbulkan Aroma Busuk Diduga adanya operasional yang tidak mematuhi baku mutu atau kekurangan izin lingkungan yang sah dan Tidak Berijin Pabrik Pewa PTPN Natar Kerap Menjadi Sorotan
Berita
Bisnis Rokok Ilegal Merk Mami Baru Bebas Tersebar Di Wilayah Lampung Diduga Melibatkan Oknum Bea Cukai Hingga Oknum Kodam Sriwijaya
Berita
Waw !! Diduga Gunakan Sejumlah Barcode Siluman Oknum TNI Bernama Heri Kuras Solar Subsidi Gunakan Dua Kendaraan Modifikasi Di SPBU SPBU 23.353.17 Branti Haduyang
Berita