Skip to content
Sabtu 27 Juni 2026

Usai Diberitakan Media Online , Gudang Penimbunan BBM Di Tanjakan PJR Panjang Ditemukan Kosong

Harian Tempo - ID June 24, 2026
Bandar Lampung – Menindaklanjuti informasi dan pemberitaan yang beredar di media daring terkait dugaan adanya aktivitas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sebuah gudang  yang berlokasi di Jl.ir.Dr.Sutami Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung APH bersama Rekan Media turun ke lokasi.
 
 

Informasi yang beredar di sejumlah media terkait dugaan adanya gudang BBM ilegal di kawasan Tanjakan PJR Jln ir. Dr. Sutami Kec. panjang kota Bandar lampung langsung ditindaklanjuti oleh Aparat Penegak Hukum dan  awak media dengan melakukan penelusuran langsung ke lokasi pada Selasa (23/6/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan kebenaran informasi yang telah ramai diperbincangkan di tengah masyarakat tersebut. Setibanya di lokasi yang disebut-sebut sebagai gudang BBM ilegal, awak media bersama APH  tidak menemukan adanya aktivitas penyimpanan maupun penimbunan bahan bakar minyak seperti yang diberitakan sebelumnya.

Di lokasi, hanya terlihat sebuah lahan berpagar seng  terdapat kandang ayam milik penjaga lokasi ,yang dikabarkan Usai adanya  pemberitaan dugaan Aktifitas penimbun BBM subsidi pemilik gudang bergerak cepat membersikan dan mengosongkan lokasi tersebut yang sebelumnya terendus media .

Diberitakan sebelumnya ” Dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kota Bandar Lampung kembali mencuat setelah Tim Investigasi melakukan serangkaian penelusuran langsung berdasarkan laporan masyarakat.
Informasi awal diterima tim dari warga yang mengarahkan perhatian pada sebuah gudang yang berada di kawasan Tanjakan PJR, Jalan Ir. Dr. Sutami, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Berdasarkan laporan tersebut, lokasi tersebut diduga digunakan sebagai tempat penampungan dan penyimpanan BBM dalam jumlah besar.
Saat melakukan pengecekan lapangan, tim menemukan aktivitas yang dinilai tidak lazim serta sejumlah sarana yang diduga berkaitan dengan penyimpanan dan pemindahan BBM. Di lokasi, tim bertemu dengan seorang pria yang mengaku sebagai penjaga gudang dan memperkenalkan dirinya dengan inisial AG.
Ketika ditanya mengenai kepemilikan gudang tersebut, AG menyampaikan bahwa gudang itu milik seseorang yang dikenal dengan nama UJ.
“Ini punya Pak UJ, Pak. Beliau lagi di Jakarta,” ujar AG kepada tim.
Sebagai bentuk pelaksanaan fungsi kontrol sosial dan keberimbangan pemberitaan, tim menyampaikan kepada AG agar meneruskan permohonan wawancara kepada pemilik gudang guna memperoleh klarifikasi langsung terkait aktivitas usaha yang berlangsung di lokasi tersebut.(Red)
Share: